Nama : SHOLIHA NURWULAN
Nim :
15. 1. 12.4. 108
PENGERTIAN ILMU
SOSIAL DAN ILMU BUDAYA
Diajukan untuk memenuhi salah satu
tugas mata kuliah ISBD
Semester IV. IAIN Mataram
1.
Pengertian ISBD
Sumber dari segala ilmu pengetahuan adalah filsafat (philosophia). Dari
filsafat tersebut lahirlah 3 cabang ilmu pengetahuan, diantaranya:
Ø Natural science (ilmu ilmu
alam meliputi fisika, kimia, biologi dll)
Ø Social sciences (ilmu ilmu social
meliputi: sejarah, politik, ekonomi dll.)
Ø Humanities (ilmu ilmu budaya
meliputi: bahasa, agama, kesenian dll)
Adapun ilmu social dinamakan
demikian karena ilmu tersebut engambil masyarakat atau kehidupan bersama
sebagai objek yang dipelajarinya.
Objek social science adalah manusia,
sedangkan untuk membedakan antara ilmu ilmu social adalah focus of interest
(pusat perhatian)
Secara sederhana ISBD adalah
pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian
umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah
manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia
sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa
Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari
bahasa latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan
mempelajari th humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih
manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan mempelajari the humanities
diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan
lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan
dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar
manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities
disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu
sendiri.
Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya
dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu diketahui
pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof Dr.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu
dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu:
a.
Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince ). Ilmu-ilmu alamiah bertujuan
mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk
mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hokum
yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk
menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas
dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100 5 benar dan 100 5 salah
b.
Ilmu-ilmu sosial ( social scince ) . ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk
mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia.
Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu
alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar, hanya mendekati kebenaran.
Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia initidak dapat berubah
dari saat ke saat.
c.
Pengetahuan budaya ( the humanities ) bertujuan untuk memahami dan mencari
arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini
digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang
bersifat unik, kemudian diberi arti.
Pengetahuan budaya (the humanities)
dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disilpin) seni dan
filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai hiding
keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dll. Sedangkan ilmu
budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan
pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan
untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan perkataan lain
IBD menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang
pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran serta kepekaan
mahasiswa dalam mengkaji masalah masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya daar berbeda dengan
pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Ingngris disebut basic
humanities. Pengetahuan budaya dalam bahas inggris disebut dengan istilah the
humanities. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai
mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang
budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang
konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan
budaya.
2.
Tujuan Ilmu Sosial Budaya Dasar
Penyajian mata kuliah ilmu budaya
dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan
dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji
masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian mata kuliah ini tidak
dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang
termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD
semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa
dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap
nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun
yang menyangkut dirinya sendiri. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut ISBD
diharapkan dapat :
a.
Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka
lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk
kepentingan profesi mereka.
b.
Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka
tentang masalah kemansiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka
terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.
c.
Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bagnsa dan Negara serta
ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh ke dalam sifat-sifat
kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat
d.
Menguasahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu
berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi
diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.
3.
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Bertitik tolak dari kerangka tujuan
yagn telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan
pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua
masalah pokok itu adalah :
a.
Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah
kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan
budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin)
didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai
disiplin dalam pengetahuan budaya
b.
Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam
perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.
Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam ISBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam ISBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :
1.Manusia dan cinta kasih
2.Manusia dan Keindahan
3.Manusia dan Penderitaan
4.Manusia dan Keadilan
5.Manusia dan Pandangan hidup
6.Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
7.Manusia dan kegelisahan
8.Manusia dan harapan
2.Manusia dan Keindahan
3.Manusia dan Penderitaan
4.Manusia dan Keadilan
5.Manusia dan Pandangan hidup
6.Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
7.Manusia dan kegelisahan
8.Manusia dan harapan
4.
Fungsi ISBD
Memberikan pengetahuan dasar dan
pengertian umum tentang konsep konsep yang dikembangkan untuk mengkaji gejala
gejala social kebudayaan agar daya tanggap , persepsi, dan penalaran mahasiswa
dalam menghadapi lingkungan social budaya dapat ditingkatkan sehingga kepekaan
mahasiswa pada lingkungannya lebih besar.
5.
Visi ISBD
Berkembangnya mahasiswa sebagai
manusia terpelajar yang kritis, peka dan arif dalam memehami keragaman dan
kesederajatan manusia yang dilandasi nilai nilai estetika, etika dan moral
dalam kehidupan bermasyarakat.
6.
Misi ISBD
Memberikan landasan dan wawasan yang
luas serta menumbuhkan sikap kritis, peka dan arif pada mahasiswa untuk
memahami keragaman dan kesederajatan manusia dalam kehidupan bermasyarakat
selaku individu dan makhluk social yang beradab serta bertanggung jawab terhadap
sumber daya dan lingkungannya.
7.
Kompetensi ISBD
Menjadi ilmuan dan professional yang
berfikir kritis, kreatif, sistemik dan ilmiah, berwawasan luas, etis, estetis,
serta memiliki apresiasi, kepekaan dan empati social , bersikap demokratis,
berkeadaban serta ikut berperan mencari solusi pemecahan masalah social budaya
secara arif.
8.
Kompetensi MBB
Kompetensi MBB yang dituju ialah
agar mahasiswa menguasai kemampuan berfikir rasional, berwawasan luas, berjiwa
besar sebagai manusia intelektual beradab dan bermartabat yang bertanggung
jawab terhadap :
a.
Terwujudnya estetika, etika dan moral atau nilai nilai budaya bagi
keteraturan, kebersamaa dan kesejahteraan hidup bermasyarakat
b.
Terpeliharanya sumber daya alam dan lingkungannya
Mengapa MBB-ISBD perlu
diajarkan di perguruan tinggi umum????
1)
Landasan Historis
a)
Nenek moyang kita orang beragama, terbukti dengan peninggalan sejarah nya
b)
Memiliki warisan budaya dan peradaban tinggi
c)
Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang ramah, cinta damai, toleran
dan bergotong royong
2)
Landasan Filosofis
a)
Bangsa Indonesia memiliki falsafah
b)
Hidup pancasila
c)
Ketuhanan yang maha esa
d)
Kemanusiaan yang adil dan beradab
e)
Persatuan Indonesia
f)
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan
perwakilan
g)
Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia
3)
Landasan Yuridis Formal
· UUD 1945 pasal 30, 31
· UU no 20 tahun 2003 tentang
sisdiknas
· Kep mendiknas no 232/U/2000
dan No 045/U/2002 tentang kurikulum inti
4)
Landasan Pedagogis
a .
Mewujukan manusia Indonesia seutuhnya
b .
Kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat perlu adanya pewarisan
pengetahuan, nilai religi, dan social budaya
c .
Dalam pergaulan global perlu mempertahankan jati diri sebagai bangsa yang
beragama, berdaulat dan bernegara
Ilmu budaya adalah suatu ilmu
pengetahuan mengenai aspek aspek yang paling mendasar dalam kehidupan manusia
sebagai makhluk berbudaya. Dan masalah masalah yang menyertainya disebut
HOMOHUMANUS.
Pendidikan Nasioanal
Tujuan dari pendidikan
nasional ialah berkembangnya potensipeserta didik agar menjadi manusia yang
beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME, ber akhlak mulia, sehat, berilmu, cakap,
kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung
jawab.
Dalam UU NO 20 TAHUN
2003, fungsi dari pendidikan nasional ialah mengembangkan kemampuan dan
membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa.
Sumber : http://yuniagustinabiologi2a.blogspot.com/2011/06/pengertian-ilmu-sosial-dan-ilmu-budaya.html